Pemerintah Macau Mengatakan Tidak Ada Permintaan Keringanan Pajak Dari Operator Casino

Pemerintah Macau Mengatakan Tidak Ada Permintaan Keringanan Pajak Dari Operator Casino

Regulator casino di Macau tidaklah menerima pengajuan apapun dari operator caisno untuk memberikan keringangan pajak judi karena status virus corona yang menyebabkan dihentikannya semua operasi casino selama dua minggu. Hal ini disampaikan oleh otoritas judi Macau yaitu Gaming Inspection and Coordination Berau atau yang dikenal dengan DICJ.

Kantor Sekretaris Ekonomi dan Keuangan Macau yang diwakili oleh pejabat yang mengawasi langsung industri casino di kota tersebut juga mengatakan hal yang sama bahwa mereka juga belum menerima permintaan tersebut.

Minggu lalu, Ambrose So Shu Fai yang merupakan Vice-Chairman dan Kepala Eksekutif operator casino di Macau, SJM Holdings Ltd mengatakan kepada media Hongkong bahwa perusahaannya mempertimbangkan ide untuk mengurangi pembayaran premium kepada pemerintah Macau untuk meja casino dan mesin permainan serta rebate terbaru untuk pajak terkait judi yang belum diungkapkan dapat dipertimbangkan oleh otoritas lokal karena bisnis casino yang tidak pasti dikarenakan oleh COVID-19.

Di Macau, pajak judi selalu direferensikan untuk pajak pada pendapatan judi kotor. Saat ini pajak yang dikenakan mencapai 35 persen, walaupun beberapa biaya untuk komunitas lokal tertentu membuat tingkat pajak efektif yang dikutip dari pendapatan judi kotor naik menjadi 39 persen.

Pemerintah Macau Mengatakan Tidak Ada Permintaan Keringanan Pajak Dari Operator Casino

Pada awal Februari, pemerintah Macau memerintahkan penutupan selama 15 hari untuk semua casino di kota sebagai bagian dari usaha untuk mencegah penyebaran COVID-19. Sebanyak 29 dari 39 casino aktif di Macau telah dibukan kembali dengan operasi tidak penuh pada 20 Februari dengan hanya menyediakan 30 persen dari meja yang tersedia di pasaran.

Beberapa jam sebelum penutupan, Kepala Eksekutif Macau, Ho Iat Seng telah memberitahu media bahwa pemerintahnya telah mengantisipasi defisit anggaran untuk pemerintah lokal tahun ini terkait COVID-19 walaupun ia menambahkan bahwa kota tersebut memiliki cadangan anggaran yang cukup untuk mendukung ekonomi lokal.

Pada 13 Februari, pemerintah lokal telah mengumumkan paket yang digunakan untuk memastikan membantu bisnis non-judi tertentu untuk menghadapi penurunan ekonomi yang disebabkan oleh virus COVID-19. Ini termasuk dengan tax holiday untuk enam bulan sebesar 5 persen untuk pajak pariwisata yang secara normal dibayar oleh layanan tertentu yang disediakan oleh hotel, bar, arena gym dan lokasi karaoke. Bantuan ini akan mencakup 854 lokasi.

Selama Januari tahun ini, pemerintah Macau telah mengumpulkan hampir 1,1 miliar dollar AS dalam bentuk pajak dari industri judi berdasarkan data terbaru dari Biro Layanan Keuangan. Jumlah tersebut turun 13,3 persen dibandingkan bulan yang sama tahun lalu.

Pajak pada Januari yang diambil dari pendapatan judi kotor dihitung sebesar 88,9 persen dari total pendapatan pemerintah Macau yang mencapai hampir 1,4 miliar dollar AS.

Pendapatan judi kotor Macau pada Januari mencapai 2,7 miliar dollar AS, turun sekitar 11,3 persen secara tahunan menurut data regulator judi. Bulan tersebut sesungguhnya merupakan bulan emas karena bertepatan dengan Tahun Baru China. Pada 22 Januari, beberapa hari sebelum musim liburan terpanjang di China dilakukan, Macau mengonfirmasi kasus infeksi COVID-19 pertama mereka. Kasus infeksi di Macau tersebut naik hingga 10 kasus pada awal Februari dan semenjak itu jumlahnya tidak naik lagi.