Operator Judi Online Asing Di Meksiko Diharuskan Membayar Pajak Lebih Tinggi

Operator Judi Online Asing Di Meksiko Diharuskan Membayar Pajak Lebih Tinggi

Pajak PPn baru akan berlaku minggu ini untuk para perusahaan asing yang menyediakan layanan digital di Meksiko. Semua perusahaan yang memiliki bisnis di negara tersebut harus membayar pajak sebesar 16 persen walaupun tidak memiliki kantor disana.

Perusahaan yang akan terdampak dari penerapan pajak baru ini antara lain adalah operator judi, platform permainan, termasuk juga hiburan audiovisual dan layanan transportasi seperti Amazon, Netflix, PlayStation dan Uber.

Operator Judi Online Asing Di Meksiko Diharuskan Membayar Pajak Lebih Tinggi

Pajak baru ini diterapkan karena adanya kebijakan Paket Ekonomi 2020 yang mana disetujui pada Desember 2019 lalu dan bertujuan untuk menaikan pajak diseluruh Meksiko dan menciptakan kompetisi yang adal antara perusahaan lokal dengan perusahaan berskala internasional.

Pajak PPn ini akan menjangkau berbagai layanan mulai dari platform digital yang mengizinkan pengguna untuk menggunduh atau mengakses gambar, film, informasi, text, video, musik, audio, permainan, termasuk juga permainan kemungkinan, termasuk juga konten multimedia lainnya, informasi lalu lintas, perkiraan cuaca dan banyak lagi.

Rangka kerja regulator yang ada saat ini di Meksiko tidaklah memisahkan antara industri berbasis fisik seperti casino dengan sektor judi online. Keduannya, tanpa pengecualian dikenakan pajak sebesar 30 persen (Pajak Khusus Untuk Produksi Dan Layanan).

Pada awal tahun ini, Leonel Cota Montano ditunjuk menjadi Sekretaris Jenderal departemen pengawasan judi Meksiko yang bernama Dirección General de Juegos y Sorteos.

Dirección General de Juegos y Sorteos merupakan departemen yang berada dibawah SEGOB dan bertugas untuk mengeluarkan izin yang dibutuhkan bagi operator utnuk mengoperasikan judi dan lotere di Meksiko.