Keuntungan Dari Okura Holdings Turun 83 Persen

Keuntungan Dari Okura Holdings Turun 83 Persen

Okura Holdings, operator permainan pachinko di Jepang mengeluarkan peringatan untuk keuntungan perusahaan setelah perusahaan tersebut menyatakan bahwa pendapatan mereka turun 83 persen. Pernyataan tersebut mencakup 11 bulan operasi yang berakhir pada 11 Mei 2020. Penurunan ini dikaitkan dengan kebijakan darurat dari pemerintah Jepang untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Perusahaan mengeluarkan pernyataan yang menjelaskan bahwa penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh penutupan sementara dari 17 lokasi pachinko yang dimiliki oleh perusahaan dari periode antara April hingga Mei.

Keuntungan Dari Okura Holdings Turun 83 Persen

Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe awalnya mengeluarkan kondisi darurat pada 7 April. Tetapi Okura menolak keputusan tersebut dan ingin tetap mengoperasikan pusat pachinko dikarenakan status darurat tersebut merupakan sebuah arahan bukan produk hukum yang dapat mengikat dan pemerintah juga tidak dapat secara langsung memerintahkan penutupan bisnis. Namun, semua 17 lokasi perusahaan akhirnya ditutup pada pertengahan April.

Keuntungan perusahan pada tahun lalu mencapai 9,2 juta dollar AS yang dimana dihitung 12 bulan hingga 30 Juni 2019. Ini adalah kenaikan 15 persen dibandingkan dengan tahun 2018. Grup juga mewaspadai performa perusahaan pada tahun ini yang kemungkinan akan tertekan lebih jauh yang mana para eksekutif dari Okura telah bersiap jika performa dari grup untuk tahun 2020 akan menurun secara signifikan dibandingkan dengan tahun lalu.