EGBA Ajukan Satu Paket Hak Konsumen Judi Untuk Sektor Judi Eropa

EGBA Ajukan Satu Paket Hak Konsumen Judi Untuk Sektor Judi Eropa

Badan industri judi yang berbasis di Brussels, Belgia, European and Betting Association (EGBA) mendorong Uni Eropa untuk mengembangkan satu paket yang disepakati oleh negara Uni Eropa terkait hak konsumen untuk keseluruhan sektor iGaming.

Komite Eropa tengah menunda untuk mempublikasi peraturan konsumer baru pada tahun ini dan saat ini tengah berkonsultasi dengan berbagai pemangku kebijakan pada roadmap untuk mengembangkan strateginya yang mana EGBA telah memasukan data mengenai alasan mengapa harus ada dukungan untuk pembentukan satu set hak konsumen.

EGBA Ajukan Satu Paket Hak Konsumen Judi Untuk Sektor Judi Eropa

Menurut EGBA, paket khusus hak ini untuk sektor judi online akan memastikan meningkatkan pelindungan untuk konsumen, meningkatkan transparansi dan kepastian hukum termasuk juga keseimbangan dan keadilan pada ketentuan kontrak dan keseluruhan yang meningkatkan keamanan bagi semua konsumen taruhan online Eropa.

Sebagai tambahan, EGA berpendapatan bahwa walaupun secara almi judi yang melewati perbatasan, pemain tidak memperoleh perlindungan yang sama diseluruh Uni Eropa karena masing-masing negara anggota bertanggung jawab untuk mengembangkan peraturannya sendiri.

“Kurangnya konsistensi regulator telah mengancam keamanan dari para pemain online seiring para pemain juga sering terjebak pada situs yang tidak berizin dan tidak aman yang berasal dari pasar gelap yang mana keuntungan dari operasi tersebut adalah kerugian untuk ekonomi Eropa. Terdapat peraturan sederhana yang telah diajukan untuk memastikan para pemain online yang tengah dalam ancaman dapat dilindungi secara setara,” kata EGBA.

Pasar iGaming Eropa masih yang terbesar di dunia dengan nilai total 22,2 miliar euro dalam pendapatan permainan kotor pada 2018 atau 49,2 persen dari total pasar judi online global.

Pengajuan EGBA didaslam roadmap strategis EC dapat setelah publikasikan Peraturan bersama terkait iklan bertanggung jawab untuk judi online pada awal tahun ini yang mana badan industri mengklaim akan menjembatani gap yang berasal dari peraturan yang tidak konsisten untuk melindungi minoritas dari pemasaran judi.